BROADCASTING INDONESIA, BERDENTING BERJAYA

“Heh, boz. Lagi OL yah?”

Yup, biasa, hotspot-an…”

“Lagi apa? FB-an yah?”

“Iya, nyebar n ngundang walimahan.”

“Wah pinter kamu. Kreatif juga tuh. Siapa yang nikah?”

“Temen, donk… masak aku?”

“Iya, yah. Kamu mana laku?”

Nah, temen-temen lagi mbicarain salah satu contoh broadcasting, tuh…

“Eh, tau nggak yang kamu lakuin tuh termasuk nge-broadcast loh…!”

“Udah taulah…”

“Dulu, orang-orang nyebar berita cuma mouth to mouth. Lama banget gitu nyebarnya. Terus, perkembangan selanjutnya, melalui tulisan. Sejak Marconi nemuin radio…”

“Orang Itali itu, kan? Sejak itu dunia broadcasting mulai maju dan berkembang pesat. Terus Braid sama…”

“Jenkin. Orang Amerika yang nemuin TV, kan? Sejak itu, nggak Cuma tulisan sama audio aja yang bisa nyebar . Tapi juga…”

“Gambar, video, ya, kan?” Aku kadang mikir, pengen mbandingin jaman dulu sampai sekarang, broadcasting tuh…”

“Dari dulu sampai sok-sok besok, kecap kita…”

“Stop! Dilarang sebut merk! Aku nyensor nih… coz aku ngerasa kalo percakapan kita lagi dibaca sama seseorang.”

Oh ya teman-teman, mari kita menamai dua tokoh cerdas ini. Ng… mereka adalah Anis dan Nisah, hehehe…

“Iya, aku juga ngerasa kalo pembicaraan kita ini diposting di blog. Terus bisa dibaca banyak orang…”

“Eh, inikan yang namanya…”

Mereka teriak bareng-bareng.

“Nah, itu dia, zaman sekarang, penyiaran menjadi beigtu mudah dan cepat. Medianya bisa koran, majalah, tabloid, buletin, surat kabar, brosur, leaflet…”

“Yah… itu sih sama aja. Kenapa nggak nyebutin radio, televisi, internet…”

“Iya, yah? Tau nggak, dunia broadcasting di negara kita ini selain berkembang pada segi medianya, juga di segi isi loh… Nggak cuma berita, tapi juga musik, video, gambar,  de el el termasuk foto-foto narsis kamu…”

“Hih, fotomu juga, kan?! Huh! Pokoknya banyak banget deh, termasuk nyebarin berita walimahan juga kan? Kabar berita benar-benar up to date dan cepat diketahui umum. Nah, itu berbagai manfaat perkembangan broadcasting.”

“Oh iya, manfaatnya lagi, dulu orang awam kayak Paijo tuh gaptek. Sekarang otaknya dah gedhe banget gara-gara sering browsing. Dapet banyak pengetahuan, pinter deh, dia.”

“Tapi banyak juga yang ngambil sisi negatifnya. Gambar-gambar yang serba blue (porno), maupun penuh kesadisan pun tersiar dengan cepat dan mudah diakses semua kalangan termasuk anak-anak! Ironis, kan?!”

“Iya, emang. Sisi buruk yang lain, dengan mudah dan banyaknya media broadcasting, siapa aja bisa nulis juga nyebar berita. Sehingga kadang beritanya kurang bisa dipertanggungjawabkan.”

“Hmm… Emang segala sesuatu ada baik buruknya, kan? Yang pasti, broadcasting itu berkembang dalam tiga hal…”

 

lomba karya tulis FIKOM Unissula

 

 

 

9 responses to “BROADCASTING INDONESIA, BERDENTING BERJAYA

  1. Bismillah.
    Assalamualaikum.

    Kurang mendalam, masih bisa dikembangkan. Misal media dari sudut pandang syariah adalah mubah. Sedang isi, bisa haram bisa mubah. Penikmat-pun bisa masih harus dipisah antara anak-anak dan dewasa.
    Belajarlah terus, saya tunggu tulisan lainnya.

    Abu Luqman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s