Resep Muffin Pisang

image

Muffin pisang atau banana muffin yang ada di foto ini adalah percobaan kedua saya. Pada percobaan pertama, saya kurang puas karena tekstur yang terlalu lembek, bentuk yang melebar, dan rasa yang kurang manis. Kemungkinan karena pisangnya kurang matang. Waktu itu saya jg blm punya muffin pan jadi muffin nya melebar memberatkan muffin case yang dari kertas. Jadi, saya dibelikan muffin case dari silikon yang reusable dan lebih kokoh. Terimakasih, my lovely hubby… Kemudian, saya mencari resep lain.

Alhamdulillah dapat website resep yang super keren yaitu Allrecipes.com. di web ini, resep2 banyak dicoba oleh orang lain kemudian ada review nya. Ada ratingnya juga. Tau kah kamu, resep banana muffin yang saya contek ini sudah dicoba 2000 lebih member dan punya rating 5 bintang!! Resep yang bagus2 begini akan dibikinkan video oleh allrecipes. Saya bersyukur juga karena resepnya menggunakan takaran cup. Belum punya timbangan, nih. Hihihi… adanya lungsuran cup dari 1 cup sampai seperempat cup yang saya dapat dari tetangga kompleks yang sudah pulang ke indonesia. Saya tulis ulang resepnya ya. Tanpa mikser ya kalau muffin itu.

Bahan:

1 1/2 cups all-purpose flour (saya pakai self raising flour)
1 teaspoon baking powder(gak pakai)
1 teaspoon baking soda (gak pakai)
1/2 teaspoon salt
3 large bananas, mashed
3/4 cup white sugar
1 egg
1/3 cup butter, melted

Cara:

Preheat oven to 350 degrees F (175 degrees C). Coat muffin pans with non-stick spray, or use paper liners. Sift together the flour, baking powder, baking soda, and salt; set aside.

Combine bananas, sugar, egg, and melted butter in a large bowl. Fold in flour mixture, and mix until smooth. Scoop into muffin pans.

Bake in preheated oven. Bake mini muffins for 10 to 15 minutes, and large muffins for 25 to 30 minutes. Muffins will spring back when lightly tapped.

Tips membuat muffin:
Bahan kering n bahan basah jangan kelamaan pas ngaduknya. Cukup sampai tercampur aja.

Pisangnya makin matang makin kerasa manisnya, yummy…

First Serious Trial: Tom Yum Seafood

alhamdulillah udah enak, sih.. tapi masih ada kurang2nya :')

alhamdulillah udah enak, sih.. tapi masih ada kurang2nya :’)

“Gile, lu! Di Thailand dua taun gak bisa bikin tom yum?!”

Karena dorongan yang menggebu2 itu, dan karena sebulan lagi saya pulang, insyaAllah, aku merasa harus bisa bikin tom yum yang enak. Makanan yang menjadi ikon Thailand ini susyeeeeeeh, lho, bikinnya.

Kami pun beli bumbu instan tom yum no MSG (sementara belum dipakai, mungkin untuk next next trial) dan satu set bumbu mentahan tom yum berisi laos iris, jamur, serai, jeruk nipis, daun jeruk, dan thai chilli di Gourmet Market di dalam Siam Paragon. Itu tuh yang di wadah item (biodegradable lho wadahnya, keren kan..) bumbu mentahannya. Kalo yang lainnya beli di Max Valu di Phayathai.

IMG_1061

Sttt…! Ternyata ada bumbu tradisional rahasia yang harus dipake kalo mau bikin tom yum. Namanya Nam Prik Pao atau Thai Chili Paste. Bikinnya sebenernya gampang kalo ada tekad kuat, hahaha. Ada banyak metode juga gimana bikinnya. Yang aku suka ada lah yang dengan cara sangrai bawang merah putih, cabe kering, udang kering kecil2, terasi, asam, trus ditumbuk semua ditambah garam, gula merah, dan fish sauce. trus digoreng bersama minyak biar jadi chili paste. Ini nih, cara bikin nam prik pao nya orang Thai. Continue reading

Resep Donat Coklat Kacang Modifikasi dari Resep NCC

Dulu, sekitar setahun yang lalu terakhir bikin donat, gagal, lalu putus asa. Alasan kuatnya satu, belum punya timbangan.😀 Makanya kali ini saya bertekad, donatnya harus berhasil. Aku ingin membuktikan pada suamiku bahwa yang dulu itu benar-benar karena takarannya ngawur, bukan karena aku gak bisa, hohoho.

Resep aku ambil dari NCC (Natural Cooking Club). Tapi, karena yang tersedia bukan terigu protein tinggi seperti anjuran resep, maka takaran air sama menteganya saya kurangi.

Bahan A:

500 gr  tepung terigu protein tinggi (yang tersedia hanya All Purpose Flour, maka aku pake itu, kayaknya protein rendah) Continue reading

Tahu, Nggak? Huruf Ta’ Keluar Nafas Lho.. Huruf Jim Malah Enggak! (Belajar Makhraj)

Mari belajar makhraj dan sifat huruf, teman-teman. Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi adalah pada huruf-huruf berikut. Bagaimana sebenarnya sifat huruf ini?

  1.  ت ta’. Huruf ini bersifat hams, karena itu, nafas/udara keluar saat  menyebut hurufnya.
  2. ﺝ jim. Huruf ini bersifat jahr, karena itu, nafas/udara tertahan/tidak keluar.
  3. ذ dza. Huruf ini bersifat jahr, karena itu, nafas/udara tertahan/tidak keluar saat mengucapkannya.
  4. ص ṣod.ض ḍo. ط ṭo. ظ ẓo. Huruf ini bersifat itbaq (kuat). Kita melekatkan tepi lidah ke langit-langit saat menyebut hurufnya.
  5. ك kaf. Huruf ini bersifat hams, karena itu, nafas/udara keluar saat mengucapkannya. Continue reading

Tips Cara Mengajar Privat Ngaji dan Iqra serta Mendorong untuk Solat Lima Waktu

Di negeri orang (Thailand) yang muslimnya minoritas ini, saya dikenalkan pada seorang ibu dari Jogja. Beliau meminta saya mendampingi dan membimbing dua anaknya yang masih kecil belajar membaca Al-Qur’an dan Iqra. Pertama, kukira itu hal yang biasa saja.

Makin ke sini kok saya semakin merasa bahwa ekspekstasi ibu itu besar sekali terhadap saya. Dia banyak bercerita tentang masa dulu saat masih di Jogja, bagaimana anaknya rajin membaca Al-Qur’an, shalat, dan lain-lain karena ia bersekolah di SD Muhammadiyah sehingga ada gurunya yang strict mengarahkan anak didiknya.😀 Dia juga curhat, bagaimana anaknya menjadi menurun sifat rajinnya sejak bersekolah di International School di Baangkok. Anaknya tidak lagi solat dhuhur karena masih jam sekolahnya, jadi tidak ada acara solat duhur.

Beliau sepertinya pengen mengembalikan kebiasaan baik yang hilang itu.

Do the best.

Begitu kata2 my hubby ketika saya curhati. Kemudian kami berdiskusi mengenai hal-hal yang bisa diusahakan untuk memaksimalkan potensi yang ada.

Ini dia, saya bagi tipsnya. Masih sedikit sih, mungkin kapan2 bisa di-update.

  1. Fun. Senyuman yang tulus Continue reading

Hadits riwayat Aisyah R.A…

sumber gambar: http://islamicstyle.al-habib.info/islamic-wallpaper/beautiful-islamic-world-wallpaper/

Hadits riwayat Aisyah R.A., bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasulullah S.A.W. dengan pakaian yang tipis, lantas Rasulullah S.A.W. berpaling darinya dan berkata, “Hai Asma, seseungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil baligh) maka tak ada yang layak terlihat kecuali ini,” sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan. (HR. Abu Daud dan Baihaqi)

Cara Mudah Membuat Tempe (resep oleh Teh Anti)

Resep ini saya dapat dari Teh Anti. Kami tinggal di Bangkok. Orang Thailand gak ada yang bikin tempe. Makanya, Teh Anti terdorong unutk bikin sendiri. Teh Anti yang mencoba bikin, telah gagal dua kali. Setelah berhasil, saya menjadi langganannya. Haha.. Tapi kini.. hiks hiks,😦 Teh Anti udah mau pulang ke Indonesia bersama tiga anak laki2nya yang lucu-lucu dan suaminya. Makanya, saya mewarisi ilmu membuat tempe darinya. Raginya pun juga dari Teh Anti. Asyik.. alhamdulillah..

Alat dan Bahan:

  • Panci
  • Baskom
  • Plastik
  • Tusuk
  • Ragi tempe (dikiiiiiiiiit banget!! kira-kira sepersepuluh jari kelingking!)
  • Kedelai split soybean 1/2 kg

Cara Membuat

  • Kedelai dicuci lalu direbus 30 menit.
  • Dibiarkan dalam rendaman air rebusan selama semalam.
  • Pagi harinya, air diganti dengan yang bersih lalu teruskan merendam.
  • Ketika malam tiba, kedelai dicuci  lalu direbus selama 40 menit.
  • Begitu api dimatikan, langsung tiriskan airnya, dinginkan hingga benar-benar dingin atau di kisapi dengan kipas angin kecepatan tinggi sampai  tidak ada air lagi.
  • Aduk dan campur dengan ragi.
  • Masukkan ke plastik, tutup rapat dan distepler, lubangi 12 lubang x 2 sisi menggunakan tusuk.
  • Diamkan, tunggu 2 hari. Tadaaaaaaaaa… tempe pun siap diolah >,<

Tips: Jangan mendiamkan tempe di tempat gelap, jangan ditutup kain.

update 5 november 2015: Membuat tempe di negeri empat musim

Membuat tempe di cuaca dingin memang tantangan tersendiri. Di negeri 4 musim seperti misalnya di Inggris di mana ada winter, ragi susah untuk tumbuh dengan baik sehingga sering pembuatan tempe gagal. Nah, tantangannya ada dua yaitu saat menghilangkan air ketika akan diberi ragi dan saat menumbuhkan jamur tempe.

Pertama, untuk menghilangkan air, kedelai saya taruh di saringan seperti saringan minyak goreng kemudian saya taruh di atas heater. Ada cara lain yang pernah saya baca yaitu memakai hair dryer. Boleh juga dicoba🙂

Kedua, saat menumbuhkan jamur, gunakan inkubator buatan agar udara di sekitar campuran kedelai dan ragi hangat selalu. Misalnya seperti gambar berikut. Saya memakai lampu pijar dan cupboard yg biasanya ada di atas kitchen set.
image

Yang perlu diingat, jangan menaruh tempe terlalu dekat dengan sumber panas karena jamur gak akan tumbuh juga kalau kepanasan. Ini berdasarkan pengalaman lho. Taruhlah tempe di pojok sini, lampu menghadap ke pojok sana. Hihihi.. Nah, udah deh diamkan di situ selama sekitar dua hari.

Sebenarnya ada sedikit tantangan lagi. Di London ini, saya belum menemukan kedelai yang sudah kupasan dan sudah belahan (split soybean). Kalau di thailand dulu, saya membuat tempe dengan split soybean. Praktis dan cepat tentu saja. Nah, sekarang di London, setelah proses merebus kedelai yang pertama, yaitu disela-sela masa perendaman, remas2lah kedelai yg masih berkulit agar kulit lepas. Lalu buang airnya agar kulit ikut terbuang. Tuangi air lagi, Remas2 lagi, buang lagi dst sampai bersih. Kalau belum bersih banget, nanti bisa dihilangkan kulitnya saat proses menghilangkan air di atas penghangat saat kedelai hendak diberi ragi. Ingat ya, kedelai yg masih berkulit pasti lebih basah lho. Kalau masih basah, khawatirnya bisa bikin jamur gak tumbuh, gagal deh ntar tempenya. Jadi, berusahalah kulitnya hilang semua.

image

Nih, saya kasih foto mendoan ya biar semangat bikin tempenya!!!! Haghaghag

Resep membuat homemade bakso kenyal yummy ala mbak fairly

Resep bakso
– daging sapi cincang 500gr (diblender dgn menambahkan 100ml air dingin dan 1 buah telur)
– daging ayam cincang 250gr (diblender dengan menambahkan 3sdm minyak zaitun)
– campur daging sapi dan ayam yg sudah diblender dlm 1 wadah, lalu masukan bumbu:
1 sdm garlic granules
1/2 sdt lada bubuk
1 sdm garam
1/2 sdt baking powder
1 sdt kaldu bubuk
– lalu diaduk rata
– setelah itu tambahkan tepung tapioca 100gr
– aduk rata lagi, siap direbus

Resep isian pangsit goreng/pangsit rebus
– ayam cincang 250gram
– white fish fillet yg sudah dipotong2 kecil 200 gram
– udang dipotong2 kecil 100 gram
– campurkan bahan diatas dalam 1 wadah, tambahkan 50ml air dingin, 1 butir telur, 2sdm minyak zaitun, aduk rata lalu blender
– setelah itu tambahkan bumbu:
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdt garlic granules
1/4 sdt lada bubuk
1sdt oyster sauce
Lalu aduk rata lagi
– terakhir tambahkan tepung tapioca 100gram, aduk rata.
– siap dimasukan ke dalam kulit pangsit untuk digoreng/direbus, bisa juga ditambahkan ke tahu lalu digoreng. Bisa juga untuk dibentuk seperti bakso lalu langsung direbus/digoreng.

image

*kulit pangsit bisa dibeli di toko cina

Resep isian pangsit di atas bisa juga jadi adonan batagor. Tinggal ditambahkan daun bawang cincang dan santan kental 3sdm (optional).

Resep membuat pempek enak ala mbak fairly

Resep pempek
– daging king fish 400gr (biasanya dari 500gr dengan tulang, dagingnya kira2 400-an gram)
– buat adonan biang :
30 gram terigu dicampur dengan 200ml air, 1sdm garlic granules, 1 sdm garam, 1sdt gula pasir, 1/2 sdt kaldu bubuk. Aduk2, rebus hingga mletup2.
– jika sudah mendidih, tuang ke daging king fish, aduk2, blender hingga daging ikan halus dan menyatu dengan adonan biang.
– jika sudah, tambahkan tepung tapioca sedikit demi sedikit, adoni hingga kalis dan tidak lengket di tangan. Biasanya 300an gram tapioca yg dibutuhkan.
– setelah itu bentuk pempek sesuai keinginan dan di rebus hingga matang (+- 20menit)
– tunggu pempek dingin, baru digoreng.

Resep cuko
– sebaiknya dibikin 1-2 hari sebelum pembuatan pempeknya. Karna rasa cuko akan lebih enak setelah beberapa hari dibuat.
– 2,5liter air, rebus
–  blender 1 bonggol garlic dan 8 buah cabe rawit merah. Tambahkan air secukupnya agar mudah diblender.
– 250gram brown sugar
– 2sdm asam jawa
– 1.5sdm garam
Masukkan semua kedalam air yg sedang direbus. Aduk2. Biarkan 10 menit hingga cabai dan garlic matang. Cicipi rasa. Tambahkan yg dirasa kurang.
Klo kurang suka pedas, bisa dikurangi jumlah cabe rawitnya. Setelah dirasa pas, saring dulu cukonya sebelum disimpan ke wadah penyimpanan.

Biasanya karna kemasan king fish frozen itu 1kg, maka kami buat semuanya supaya sekalian capeknya.. 😅
Dari 1kg kingfish (2x porsi resep di atas) bisa didapatkan 10-11 buah kapal selam dan lenjer. Sejauh ini pempek kuat disimpan selama 1pekan. Karna biasanya paling lama 1pekan pempek sudah habis dimakan 😄

image

Berkunjung ke Kedutaan di London, sekalian ke London Central Mosque

Yak, diriku harus perpanjang paspor ini. Udah hampir Mei aja. Begitu pikirku hari itu. Jadilah kami bertiga menuju KBRI London naik tube. Di tempat tersebut ada taman yang besar yang dikelilingi oleh gedung-gedung kedutaan dari berbagai negara. Tentu saja Kedutaan Amerika yang paling ramai. Antrenya puanjaaaaaaaang.

Sesudah mengurus perpanjangan, kami keluar dari gedung dan bermain sebentar di taman. Ada banyak merpati yang jinak sekali di sana.

“Ayam, ayam, ayamnya banyyyaaaak,” kata Luqman.

wkwkwk Luqman mah gitu. setiap ke taman dan melihat merpati, Luqman selalu memanggilnya dengan sebutan ayam. Heuheu.. Dia kejar-kejar gerombolan merpati. Senang sekali alhamdulillah.

image

Ayam! Ayam!

Setelah puas, kami naik bus ke london central mosque. Deket banget masjid ini dengan salah satu park terkenal, regent park. Masjidnya luas sekali.

image

London central mosque

Ada bunga mawarnya.
image

Eh, bukan mawar dink. Tak tau apa itu. Cakep ya, fotonya, wkwk.

image

Tadaaa.. ini dia makanan di kantinnya. Murah meriah euy, 4 pound saja. Dapat nasi plus kambing semacam kari. Nasinya basmati bangeeet dah.


Alhamdulillah makan dulu terus solat duhur berjamaah.
image

Bagian dalam tempat jamaah laki laki

 

Green Park and Buckingham Palace

Hari itu, kami ingin pergi ke taman. Wah, taman apa ya enaknya. Bbanyak banget, sih , taman di London. Jadi mesti milih dulu kalau mau pergi. Yes, pilihan jatuh pada Green Park. Saya tau taman ini dari koran yang saya baca hari sebelumnya, hehe.

Setelah naik tube dari rumah, sampailah di Greeen Park. Cakep. Letaknya deket sama Hyde Park ternyata. Sampai di sana Luqman senang sekali liat bunga-bunga dafodil sedang berkembang (ada kembangnya maksudnya).

“Fuwuw, fuwuw. Ada fuwuw!”, katanya dengan semangat.

Maklum, belum bisa bilang flower dengan baik dan benar. Dafodilnya ada yang kuning dan putih. Masyaallah indahnya. Setelah banyak mengurung di rumah karena winter panjang, akhirnya spring liat bunga bersemiiii!!!! Setelah puas berfoto sambil menikmati dafodil, tiba-tiba ada suara dari salah satu sisi taman yang luaaaaas itu. Eh ternyata ada buckingham palace!! Kaget, wawawawa, ternyata ada palace itu di sini, tepatnya, ternyata palace itu letaknya di sini toh??? Selama ini taunya ya palace itu tempat ratu tinggal dan tepatnya di mana kurang tau. Ternyata deket green park ini. Dan ternyata lagi, sedang ada acara di situ. Guard changing! Ada marching, ada kuda-kuda, ada polisi yang mengatur pengunjung yang bejibun. Luqman suka banget liat si kuda donk!

Setelah puas, kami naik tube lagi ke restoran malaysia bernama Noodle Oodle. Hmm.. yummy.. Luqmannya malah tidur di stroller, kecapekan, belum makan padahal. Cuma roti2 doank.

Resep Victoria Sponge Cake dengan Food Processor (plus Kelebihan Food processor dibanding Mixer)

Sudah sejak lama daku penasaran dengan kegunaan food processor untuk membuat cake. Hingga akhirnya, saya menemukan ini.

Dalam resep tersebut, disebutkan bahwa jika menggunakan food processor, kita hanya perlu memasukkan semua bahan ke dalamnya, lalu proses sampai lembut, dan terakhir tambahi susu. Panggang dua loyang. Terakhir, kasih whipped cream dan selai raspberry lalu tumpuk jadi satu. Whipped creamnya pun dibuat dengan food processor dari double cream. Jadi, setelah dipakai untuk mencampur bahan cake, cuci, lalu ganti blade nya dengan whisk blade, lalu proses, jadi deh.

IMG_8533[1]

lelehan selai yummuuy…

Cakep gak, sih? Lembut jadinya. Ane nggak punya mixer karena telah memilih si food prrocessor tercinta. Dia punya lima macam blade dengan fungsinya masing2. Bahkan dia bisa ngadon bakpao. Mantep kan? Memang lebih mahal dr hand mixer biasa, tapi kamu bisa grate keju, wortel untuk bakwan, bisa slice kentang untuk sambal kering, whip cream untuk es krim, ngalusin bumbu kalau lagi males nguleg, membuat bakso, dll. Semua tinggal klik tanpa effort hahaha.

Saya copas kan resepnya yaaa. Males translate ceritanya

Ingredients

For the cake
225g unsalted butter, very soft
225g caster sugar
1 teaspoon vanilla extract
4 large eggs
200g self-raising flour
25g cornflour (note you can use 225g self-raising flour instead – Nigella believes the addition of corn-flour makes for a “lighter, more tender sponge”.
3-4 tablespoons milk

For the filling
2-4 tablespoons raspberry or other jam, depending on the berries
125ml (or simply a 142ml tub) double cream

For the topping
1-2 tablespoons caster sugar (I prefer to use icing sugar)
2 x 21cm sandwich tins (about 5cm deep), buttered

  • Preheat the oven to 180C / gas mark 4. If the tins are loose-bottomed, you don’t need to line them, otherwise do.
  • To make this basic sponge cake in the food processor: put all the ingredients except the milk in the food processor and process till you’ve got a smooth batter. Then pulse, pouring the milk gradually through the funnel till your cake mixture’s a soft, drooping consistency.
  • Pour and scrape the batter into the tins and bake for about 25 minutes, until the cakes are beginning to come away at the edges, are springy to the touch on top and a cake tester comes out clean. Leave the cakes in their tins on a wire rack for 10 minutes before turning out and leaving to cool completely.
  • When you’re ready to eat the cake, put one layer on a plate, right-way up, spread with jam and scatter fruit on top. Whip the cream till it’s thickened but still soft and spread over the jammy fruit. Sit the other cake on top, and sprinkle over a tablespoon or so of caster sugar.

IMG_8529[1]

yum yum.. enak loh alhamdulillaaah

Oh iya, saya gak pake tabur2 gula karena ntar gampang jatuh2 kotor deh..

Resep Roti Sobek Empuk

Roti ini dibuat atas dasar penasaran. Belum pernah bikin, euy. Bikinnya pakai metode tangzhong. Apa itu? Ane juga baru tau kok. Gugling sendiri aja, ya. Wkwkwk pelit amat. Bukannya pelit sih, cuma males ngutip. Intinya biar makin empuk dan lembut walau sudah hari kedua ketiga gittu deh. Lembutnya awet.

image

Nah, resep ini saya dapet dari dapur mama aisyah. klik di ssini ya.
Ini saya tulis ulang modifikasinya. Soalnya gak pakai pandan.

Bahan tangzhong:
50 gr terigu protein tinggi
250 ml air

Bahan roti:
400 gr tepung terigu protein tinggi (strong white flour)
200 gr tepung terigu protein sedang (serbaguna, all purpose flour, plain flour)
1 sachet fast action dried yeast atau 2 sdm ragi instan
100 gr gula pasir
1 sdt garam
100 gr butter
75 ml susu cair

Potongan keju cheddar dan dark chocolate untuk isian (atau sesuai selera)
susu cair dan parutan keju cheddar untuk olesan

Cara membuat
1. Siapkan tangzhong: campur terigu dan air, aduk sampai licin dan tidak bergerindil. Panaskan di atas api kecil-sedang hingga mulai mengental. Matikan api, dinginkan.

2. Dalam mixing bowl atau wadah besar, campurkan tepung terigu, gula pasir dan ragi, aduk rata. Masukkan tangzhong (semua) dan kuning telur. Uleni hingga hampir membentuk dough. Tambahkan garam dan mentega. Uleni kembali sambil masukkan susu cair sedikit demi sedikit. Stop jika sudah dirasa cukup atau bisa ditambahkan beberapa sendok makan air jika adonan terlalu kering. lanjutkan uleni hingga kalis dan elastis. Uleni dapat menggunakan mixer yang memiliki beaters berbentuk dough hooks. Saya memakai tangan dan membutuhkan tenaga dan waktu yang ekstra.

adonan yang sudah kalis elastis, jika dibeberkan hingga tipis tidak robek
3. Istirahatkan adonan kurang lebih 45menit.
Tips: saya masukkan ke dalam oven yang sudah dipanaskan sebelumnya 60 C. Setelah dimasukkan, oven dimatikan. Tunggu mengembang.

4. Kempiskan adonan, uleni lagi dengan tangan supaya kembali lentur. Bagi-bagi adonan menjadi sekitar 18 bagian.

5. Bentuk bulatan bola-bola, istirahatkan lagi 15-20 menit. 
Kempiskan dengan jari tangan atau dengan rolling pin, balik, beri isian, bulatkan lagi, tata di loyang yang sudah diolesi mentega. 
Istirahatkan lagi 15-20 menit. Panaskan oven 190 C.

6. Olesi bagian atas roti dengan bahan olesan. Panggang selama 15-20 menit atau sampai bagian atas roti kecoklatan. Angkat.

image

Hmm.. yummy..