Tips Menghafalkan Al-Quran

Setelah membaca artikel ini http://fayruzrahma.wordpress.com/2012/04/01/cara-cepat-hafal-al-quran-metode-husen/ maka aku nggambar stepping stone surat an naba, an naziat, dan al muthoffifin. Semoga membantu, ya? :) Silahkan klik untuk memperbesar gambar :D

Jadi intinya,

Audio: Ilmu-Ilmu Mengenai Bekal Pernikahan dan Menikah Islami

Berikut ini adalah audio kajian tentang pernikahan dari kitab Al-Wajiz Bab Nikah. Isinya mulai dari sunnah menikah, memilih pasangan, khitbah/melamar, mahar, akad, walimah, sunnah-sunnah saat malam pertama, hak-hak istri dan suami, dan seterusnya. :D

Semoga kajian ini bisa menjadi bekal bagi yang hendak menikah dan untuk menjalankan pernikahan dengan sakinah dan mawahdah.

sumber gambar: http://mki5ska.files.wordpress.com/2009/04/anjuran-menikah.jpg

Kenapa Disebut Shahih, sih? Syarat Hadits Shahih Apa Aja?

Syarat Hadits Shahih

  1. Sanadnya bersambung. Sanad adalah rantai perawi hadits. Perawi adalah yang menyampaikan sabda Rasulullah. Sanadnya bersambung maka perawi-perawinya harus bertemu semua. Murid mendapatkan isi hadits tersebut dari gurunya, dari gurunya, teruuuuss sampai Rasulullah Sholallohu alaihi wasallam.
  2. Perawi harus ‘adil. Syarat-syarat adil adalah sebagai berikut.
  • Muslim. Orang kafir tidak diterima periwayatannya.
  • Baligh dan berakal.
  • Selamat dari sebab-sebab kefasikan.
  • Selamat dari adab-adab yang tidak islami. Misalnya, kencing di pinggir jalan, suka mengatakan hal-hal jorok, tasyabuh (meniru orang kafir) dalam berpenampilan, dan sebagainya.

      3.  Perawi-perawinya sempurna ke-dzobit-annya. Ada dua jenisnya.

  • Dzobit Sodr. Hafal di luar kepala, tidak berubah hafalannya sampai wafat. Ada banyak sebab-sebab kenapa seorang perawi, hilang sebagian hafalannya, misal karena tua, karena buku-ukunya terbakar, atau karena memangku jabatan.
  • Dzobit Kitab. Kitabnya terpelihara dari kesalahan. Misal karena kesalahan harokat atau titik. Bisa juga dimasuki oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Misalnya ada seorang perawi yang memiliki tetangga yang buruk. Tetangganya tersebut masuk ke rumah ketika perawi keluar, kemudian dia menambah isi kitab-kitab dengan tulisan yang mirip. Akhirnya, perawi ini mengira  tambahan tersebut adalah tulisannya. Maka ia di-dhaifkan oleh para ulama.

Para ulama menguji ke-dzobit-an dengan berbagai macam cara. Misalnya, Imam Bukhari diuji dengan mendatangkan sepuluh orang. mereka menyampaikan hadits dengan dibolak-balik urutan sanadnya dan diubah-ubah matan (isi hadits) nya. Lalu Imam Bukhari mengoreksinya. Cara yang lain adalah dengan membandingkan perawi satu dengan perawi-peawi lain yang lebih terpercaya.

       4.   Tidak boleh syaad. Yaitu tidak boleh menyalahi periwayatan lain yang lebih terpercaya yang lebih banyak jumlahnya.

      5.   Tidak ada padanya illat. Illat adalah cacat yang tersembunyi yang mempengaruhi keabsahan suatu hadits. Cara memeriksa adanya illat ini adalah dengan cara mengumpulkan semua jalan (sanad) yang meriwayatkan suatu hadits. Misalnya, ternyata ada jalan yang dhaif. Maka, inilah illat.

Sumber:

http://radiorodja.com/672/playlist-ilmu-mustholah-hadits-volume-1/

http://abufurqan.com/2011/09/10/syarat-syarat-hadits-shahih/

Surah Fathir: 6

35:6. Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.

Sumber gambar: http://islamicstyle.al-habib.info/wp-content/uploads/2011/08/Ramadan_by_Telpo-690×504.jpg

Tahu, Nggak? Huruf Ta’ Keluar Nafas Lho.. Huruf Jim Malah Enggak! (Belajar Makhraj)

Mari belajar makhraj dan sifat huruf, teman-teman. Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi adalah pada huruf-huruf berikut. Bagaimana sebenarnya sifat huruf ini?

  1.  ت ta’. Huruf ini bersifat hams, karena itu, nafas/udara keluar saat  menyebut hurufnya.
  2. ﺝ jim. Huruf ini bersifat jahr, karena itu, nafas/udara tertahan/tidak keluar.
  3. ذ dza. Huruf ini bersifat jahr, karena itu, nafas/udara tertahan/tidak keluar saat mengucapkannya.
  4. ص ṣod.ض ḍo. ط ṭo. ظ ẓo. Huruf ini bersifat itbaq (kuat). Kita melekatkan tepi lidah ke langit-langit saat menyebut hurufnya.
  5. ك kaf. Huruf ini bersifat hams, karena itu, nafas/udara keluar saat mengucapkannya.

Ayo berlatih membaca dengan benaaaaaaaaar :D Ingat hadits ini?

Dari ‘Aisyah radhiallahu anhda dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ
“Orang yang mahir membaca Al-Qur`an, maka kedudukannya di akhirat bersama para malaikat yang mulia lagi baik. Sementara orang yang membaca Al-Qur`an dengan tertatah-tatah dan dia sulit dalam membacanya, maka dia mendapatkan dua pahala.” (HR. Muslim no. 798)

sumber gambar: http://cdn-u.kaskus.us/61/yrfplkgr.jpg

sumber gambar: http://www.indoislamicstore.com/94-2428-large/games-anak-muslim-puzzle-huruf-hijaiyah.jpg

Related Posts:

Tips Cara Mengajar Privat Ngaji dan Iqra serta Mendorong untuk Solat Lima Waktu

Tips Cara Mengajar Privat Ngaji dan Iqra serta Mendorong untuk Solat Lima Waktu

Di negeri orang (Thailand) yang muslimnya minoritas ini, saya dikenalkan pada seorang ibu dari Jogja. Beliau meminta saya mendampingi dan membimbing dua anaknya yang masih kecil belajar membaca Al-Qur’an dan Iqra. Pertama, kukira itu hal yang biasa saja.

Makin ke sini kok saya semakin merasa bahwa ekspekstasi ibu itu besar sekali terhadap saya. Dia banyak bercerita tentang masa dulu saat masih di Jogja, bagaimana anaknya rajin membaca Al-Qur’an, shalat, dan lain-lain karena ia bersekolah di SD Muhammadiyah sehingga ada gurunya yang strict mengarahkan anak didiknya. :D Dia juga curhat, bagaimana anaknya menjadi menurun sifat rajinnya sejak bersekolah di International School di Baangkok. Anaknya tidak lagi solat dhuhur karena masih jam sekolahnya, jadi tidak ada acara solat duhur.

Beliau sepertinya pengen mengembalikan kebiasaan baik yang hilang itu.

Do the best.

Begitu kata2 my hubby ketika saya curhati. Kemudian kami berdiskusi mengenai hal-hal yang bisa diusahakan untuk memaksimalkan potensi yang ada.

Ini dia, saya bagi tipsnya. Masih sedikit sih, mungkin kapan2 bisa di-update.

  1. Fun. Senyuman yang tulus usahakan selalu tampilkan (cling… :) ) Guyonan ringan juga perlu dimunculkan. suasana santai dan ceria sangat membantu penguasaan materi karena tidak ada kesan mengerikan atau terbebani. :D
  2. Komunikatif. Saat dia bercerita tentang kegiatan di sekolahnya atau yang lainnya, tanggapi secukupnya. Tunjukkan perhatian kita pada apa yang dia sampaikan. Mudah-mudahan dengan begitu dia pun perhatian pada apa yang kita sampaikan. :D
  3. Membuat tabel jadwal. Ini mendorong agar dia lebih disiplin. Misalnya, kita mengajar setiap minggu hanya sekali saja, maka untuk hari yang lain buatkan tabel agar dia tersorong untuk mengaji sendiri atau disimak ayah-bundanya. Lebih utama lagi, buatkan tabel solat setiap hari agar dia merasa lebih bertanggung jawab. Ini contoh tabelnya, da yang hitam putih, ada yang berwarna, klik aja: kartu-les-ngaji-black-upload dan kartu-les-ngaji-colour-upload :D
  4. Beri Nilai. Penghargaan memang perlu. Fungsi utamanya adalah  memotivasinya untuk menjadi lebih baik lagi. :D
  5. Kisahkan cerita Islami. Tentu saja, cerita-cerita tersebut harus shahih. Misal, ambil sumber dari Al-Qur’an, atau hadits-hadits nabi. Seperti cerita ini http://kaahil.wordpress.com/2011/09/12/gratis-cerita-anak-islami-kisah-si-belang-kusta-si-botak-dan-si-buta-seri-kisah-anak-islam-%E2%80%93-pengganti-dongeng-anak/dan ini http://maramissetiawan.wordpress.com/tag/kisah-teladan/(zam-zam, qorun, nabi yunus as, abrahah dan tentara gajah, dengan audio). Saat bercerita, urut-urutan ceritanya kita gambar di kertas A4. Tujuannya, agar lebih mengena dan lebih seru. Dia bisa jadi tiba-tiba merebut pensil kita dan ingin ikut menggambar bagian cerita, misalnya menggambar sapi atau untanya. Seru sekaliiii :D
  6. Siapkan kertas dan pensil. Ini digunakan saaat dia menulis apa yang baru saja dibacanya. Tujuannya, supaya dia terampil menulis tulisan Arab. :D

tunggu kiat2 selanjutnya.

(Btw, bahasa post ku kali ini formal sekaliiiiiiiii >,< )

Sumber gambar: http://kertas-kecilkita.blogspot.com/2012/02/al-quran-online.html

Hadits riwayat Aisyah R.A…

sumber gambar: http://islamicstyle.al-habib.info/islamic-wallpaper/beautiful-islamic-world-wallpaper/

Hadits riwayat Aisyah R.A., bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasulullah S.A.W. dengan pakaian yang tipis, lantas Rasulullah S.A.W. berpaling darinya dan berkata, “Hai Asma, seseungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil baligh) maka tak ada yang layak terlihat kecuali ini,” sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan. (HR. Abu Daud dan Baihaqi)

Kisah Nabi Adam as – Hollow Man – Jaga Anak-Anak dan Adik-Adik Kita! (wuuzz…)

“Hah? Hollow apaan, dik?”

“Hollow Man.”

Begitu cuplikan pembicaraan antara aku dengan adik yang les ngaji denganku, beberapa hari yang lalu. Namanya Andi (bukan nama sebenarnya). Haha, :D kenapa juga disebut kalau gak sebenarnya.. Andi usianya baru (kayaknya) Continue reading